TAKE TIME TO LISTEN YOUR SOUL

Pernahkah ada rasa di hati mu, ingin melakukan sesuatu namun kamu enggan bergerak untuk merealisasikannya?
Pernahkah muncul dipikiranmu sebuah ide brilian namun kamu justru mendelaynya sekian lama?
Pernahkah ada masa, dimana kamu sudah membuat perencanaan yang matang namun perencanaan tersebut hanya tinggal sebuah rencana, tanpa gebrakan dan aplikasi yang sesuai harapan?
Pernahkah kamu berada pada kondisi blank, don't know what you should do in your life?
Pernahkah kamu seperti makhluk asing yang berada di tempat yang asing?
jika ia, mari merapat sejenak. Kita buka lembar demi lembar cerita agar kita temukan dimana kita berada dan kemana seharusnya kita menuju.

Guys, kondisi-kondisi diatas saya yakin pernah dialami oleh siapapun makhluk yang berjenis manusia. Hanya saja durasi waktunya yang mugkin berbeda-beda, ada yang hanya sesaat saja bahkan ada yang bertahun lamanya. Jika ada yang bilang tidak, mungkin ia kurang jujur pada dirinya sendiri, atau bisa jadi juga ia kurang berinteraksi dengan jiwanya. Jiwa kita sangat fluktatif, dan hal ini telah Allah jelaskan dalam Al-Qur'an dalam beragam surat.
Allah mengilhamkan kepada setiap jiwa dua jalan, yakni jalan kefasikan dan jalan ketaqwaan (Qs.91:8). Jika ruh kebaikan mendominasi hawa nafsu, maka jiwa akan senantiasa berorientasi pada dizikir dan merasa tenang (Qs. 13:28, 29:45, 3:191 dan 89:29-30). Sebaliknya takkala jiwa didominasi hawa nafsu, maka ia akan berorientasi pada syahwat (Qs. 3:14), dan jiwa akan senantiasa mengajak pada kejahatan (Qs. 12:53). Terkadang, jiwa juga berada pada kondisi tarik menarik dengan nafsu (Qs. 4: 137-143). Bila ini terjadi, maka jiwa tersebut akan berorientasi pada akal (Qs. 2:9) dan ia akan senantiasa menyesali dirinya (Qs. 75:2). Nah, dimanakah posisi jiwamu saat ini?

Tak ada yang mengenal jiwa mu dengan baik kecuali diri mu sendiri, benar? Dan kamu sendirilah yang sangat tahu solusi terbaik apa untuk mengobati jiwa mu jika ia sakit atau terjangkit penyakit. Caranya sangat mudah, cukup kenali terlebih dahulu kondisi jiwa mu, hanya dengan begitu kamu tahu obat mujarab apa yang mesti kamu berikan padanya. Hanya saja seringnya, tidak banyak orang yang tahu kalau jiwanya sedang sakit, atau sedang terjangkit virus penyakit yang mematikan. Karenanya ia biarkan jiwa itu sekarat sehingga ia tak lagi mampu bangkit. Sangat berbeda halnya ketika fisik mu yang sakit, kamu langsung merasa ada yang tidak beres lalu bergegas ke rumah sakit, agar sakit fisik mu itu  tak berjangkit ke anggota tubuh mu yang lainnya.

Pilihan ada padamu guys, akan kamu bawa kemana jiwa mu. Toh nantinya kamu juga yang akan mempertangungjawakan setiap bisikannya. Jika bisikan baik yang kamu dengar dan ikuti, kamu akan selamat hingga akhir. Namun jika bisikan nafsu yang kamu layani, maka ia akan membawamu ke lembah kematian yang mengerikan. Jujurlah pada diri mu sendiri. Jangan ragu dan jangan malu untuk kembali. Selalu ada waktu untuk berubah ke arah yang lebih baik. Selalu ada kesempatan memulai sebuah awal yang baru. Selalu ada harapan untuk sebuah maksud baik. Tinggal kemudian memperkuat kemauan mu menuju kesana dengan segenap usaha extra dan komitmen yang tiada akhirnya. Kamu siap? Sudah tahu kan harus menghadap kemana dan jalan mana yang mesti dilalui?


Comments

Popular posts from this blog

HAPPY TEACHER'S DAY

ALLAH IS THE BEST PLANNER (Part 2)

NEGARA KECIL DENGAN PENCAPAIAN BESAR